Dari Ibnu Umar radhiallahu ‘anhu katanya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam berbicara mengenai Dajjal di hadapan orang banyak. Sabda beliau, “Sesungguhnya Allah Ta’ala tidak picek (buta matanya sebelah). Ketahuilah, sesungguhnya Al Masih Ad Dajjal Picek (buta sebelah) matanya yang kanan seperti sebuah anggur menggembung.”
HR. Shahih Muslim 2476



28 komentar
Pengumpan komentar untuk artikel ini
Maret 26, 2008 pada 10:28 pm
iwan
Dajjal bukanlah makhluk hidup. Dia seperti mempunyai mata, yang mana satu matanya melek (melihat), dan satu matanya lagi buta(menyorot, menayangkan). Dia dapat berpindah-pindah dengan cepat untuk membuat sesuatu(fitnah / kebohongan / berita). Dia dapat menghadirkan(menghidupkan) kembali mereka yang telah mati. Dia untuk semua umat manusia.
Di antara kedua matanya, atau dengan kata lain orang meng-andaikan ‘di keningnya’, tertulis dengan jelas sehingga dapat terlihat oleh orang yang buta huruf atau tidak. Tulisan itu dalam huruf Arab : K a Fa Ra.
Dia tidak mengerikan atau menyeramkan. Sebaliknya justru sangat disenangi. Karena dia memiliki dan menyuguhkan sesuatu seperti syurga. Padahal di baliknya ada neraka. Di situlah fitnah kadang tanpa disadari dicerna, dipahami, dan diyakini, sehingga akhirnya kita pun terjerumus.
Seperti apakah Dajjal yang saya maksud ini ?
cobalah klik link berikut ini :
http://iwansyamsumin.wordpress.com/
Mei 8, 2008 pada 11:11 pm
rezakahar
Masih banyak hadist-hadist yang lain yang menyebutkan tentang Bapaknya Dajjal, Kaumnya, Ciri Fisiknya, Perbuatannya, dan Darahnya yang ditumpahkan oleh Isa ‘alaihissalam, Yang pernah bertemu dengannya. InsyaAllah semuanya akan dibahas…
Dajjal merupakan fitnah terbesar di akhir zaman. Ketika Ad Dukhan meliputi bumi setelah terbit bintang berekor yang menabrak bumi. Maka bumi pun dilanda krisis makanan, matahari tidak bisa menembus Ad Dukhan (kabut asap) sehingga bumi menjadi dingin bersalju, tidak ada makanan selama setahun lebih. Saat itulah Dajjal yang mengaku sebagai Tuhan berkeliling dunia menyebarkan fitnahnya
Maret 4, 2009 pada 7:20 pm
andika
menurut saya dajjal pasti akan muncul jika manusia di bumi ini tidak ada yang membaca al-quran, jadi selama masih ada orang yang adzan dan mengerjakan sholat, dajjal tidak muncul.ingat perbanyaklah sholat dan adzan. seperti apa yang dikatakan guru agama saya bahwa semakin banyak orang yang sholta dan adzan maka dinding pembatas antara dajjal dan bumi akan terus menebal. demikian komentar saya
wassallamu allaikum wr,wb.
April 5, 2010 pada 6:39 am
rezakahar
sebenarnya masalah orang yang shalat itu lebih ke hari Kiamat, bukan tentang Dajjal. Jadi Kiamat terjadi ketika orang sudah tidak tahu lagi siapakah Allah, apalagi Shalat dan Adzan. Dan perkara terakhir yang akan terlepas dari ummat ini adalah perkara Shalat.
Ketika Dajjal ada tentu saja masih banyak kaum Muslimin yang Shalat, karena ketika Dajjal mengepung pasukan Imam Mahdi di Masjid Menara Putih Damaskus, pada saat itu kaum Muslimin hendak Shalat Subuh berjama’ah dan yang menjadi Imam adalah Imam Mahdi. Pada saat itu pula Nabi Isa turun dari langit dengan memegang sayap dua malaikat, dengan salah satu misinya adalah membunuh Dajjal, dan Nabi Isa as menolak menjadi Imam ketika ia ditawari.
Juli 8, 2010 pada 8:20 am
criista
masuk akal jga……
Maret 4, 2009 pada 7:32 pm
Meeqoe
Dajjal bukanlah makhluk biasa. Dia seperti mempunyai mata, yang mana satu matanya melek (melihat), dan satu matanya lagi buta(menyorot, menayangkan). Dia dapat berpindah-pindah dengan cepat untuk membuat sesuatu(fitnah / kebohongan / berita). Dia dapat menghadirkan(menghidupkan) kembali mereka yang telah mati. Dia untuk semua umat manusia.
Dajjal merupakan fitnah terbesar di akhir zaman. Ketika Ad Dukhan meliputi bumi setelah terbit bintang berekor yang menabrak bumi. Maka bumi pun dilanda krisis makanan, matahari tidak bisa menembus Ad Dukhan (kabut asap) sehingga bumi menjadi dingin bersalju, tidak ada makanan selama setahun lebih. Saat itulah Dajjal yang mengaku sebagai Tuhan berkeliling dunia menyebarkan fitnahnya
seperti apa yang dikatakan guru agama saya yang bijak bahwa semakin banyak orang yang sholat dan adzan maka dinding pembatas antara dajjal dan bumi akan terus menebal. demikian komentar saya
wassallamu allaikum wr,wb.
Maret 6, 2009 pada 9:41 pm
andre
dajjal = gus dur
Juli 8, 2010 pada 8:21 am
criista
ya…ya…ya…
Juni 4, 2009 pada 12:23 pm
Fenny Sukiban
Semoga Allah…menghindarkan kita dari fitnah!
Oktober 1, 2009 pada 12:33 pm
wong bagus
emanknya kamu yau to dajjal itu seperti pa?
April 5, 2010 pada 6:36 am
rezakahar
Untuk menghindari dari fitnah Dajjal yang bisa kita lalukan, yaitu:
1. Menghafalkan surat Al-Kahfi, minimal 10 ayat awal atau 10 ayat akhir. Baca ayat ini ketika bertemu dengan Dajjal karena akan menjaga keimanan
2. Membaca doa berlindung dari fitnah Dajjal sebelum salam ketika shalat. Doanya seperti ini: Allahumma inni a ‘udzubika min ‘adzabi jahannam, wa a ‘udzubika min ‘adzabil qabri wa a ‘udzubika min fitnatil mahwa wa mamat wa a ‘udzubika min fitnatil masihuddajjal (Ya Allah aku berlindung kepada Engkau dari Azab Neraka Jahanam, dan aku berlindung kepada Engkau dari Azab kubur, dan aku berlindung kepada Engkau dari fitnah hidup dan mati dan aku berlindung kepada Engkau dari fitnah Al Masihud Dajjal)
3. Segera lari menghindari Dajjal jika di datang
Semoga bermanfaat.
Wallahu’alam bishowab
Oktober 1, 2009 pada 12:30 pm
wong bagus
jamn akhir dajjal keluar perut manusia yang tidak mengenali ibunya sendiri,namun dajjal adalah seorang yang kafir,dan ciri-cirinya dapat dilihat dari MATANYA PICEK CEKL CEK !!!!
November 25, 2009 pada 5:00 am
Desy
Ciri2 akhr zmn i2 jk manusia tdk da lg yg 5u sholat,membaca al-quran,dan 5u mnrma zakat. S0 insya ALLAH, dajjal keluarx mch lma!! AMIEN . .
April 5, 2010 pada 6:31 am
rezakahar
Well, kita gak tahu kapan Dajjal keluarnya kapan, tapi kalau dilihat dari tanda-tanda kecil yang sudah hampir semuanya terjadi, dan jika Imam Mahdi sudah muncul, maka Dajjal sudah dekat. Tapi bagaimanapun Dajjal ini kisahnya perlu diwariskan ke anak cucu, sebagaimana Nabi Nuh as pun sudah mengingatkan akan bahayanya fitnah Dajjal ini walaupun Dajjal datangnya di akhir zaman. Karena kalau bukan kita yang bertemu Dajjal, anak cucu kita kemungkinan yang bertemu dengan Dajjal. Memang Dajjal muncul ketika kebanyakan manusia sudah mulai melupakannya, dan mimbar-mibar kebanyakan tidak membahas tentang Dajjal. Dan Dajjal pun akan diharap-harapkan kedatangannya karena penderitaan demi penderitaan. Wallahu’alam
Desember 24, 2009 pada 9:16 pm
Orang gantng
Itulah kerancuan sebuah ramalan,bisa saja hadis nabi itu bertujuan menakut nakuti umat agar lebih rajin sholat dsb,mudah2n aq salah.karna orang tua dahulu suka membuat dongeng untk tujuan tertentu.
April 5, 2010 pada 6:24 am
rezakahar
InsyaAllah ini adalah Nubuwwat dari Rasulullah saw yang akan terjadi di masa yang akan datang, sebagaimana Rasulullah saw menjanjikan penaklukan konstantinopel (istanbul) dan persia. Masih banyak lagi tanda-tanda akhir zaman yang kecil maupun yang besar. Untuk tanda-tanda akhir zaman yang kecil pun sudah hampir semuanya terjadi.
Dan perlu diketahui bahwa berita tentang Dajjal ini sudah diperingatkan sejak Nabi Nuh as. Bahkan ketika Rasulullah saw cerita tentang Dajjal ini para Sahabat langsung lari ke kebun karena mereka mengira Dajjal ada di kebun tersebut. Kata Rasulullah saw kalau Dajjal ada maka Rasulullah yang akan menghadapinya, tapi yang Rasulullah khawatirkan adalah jika Dajjal muncul sedangkan Rasulullah saw sudah tidak ada, maka tiap orang harus menghadapinya sendiri.
Wallahu’alam bi showab
Juni 3, 2010 pada 12:11 pm
rosi
Menurut saya : Cukuplah kita tahu bahwa dajjal akan datang, tentang waktu dan semua mengenai dia tidaklah perlu dibahas. Berimanlah kepada ALLAH sesuai dengan kodrat kita sebagai Muslim dan muslimah yang bertaqwa. Jalankan Rukun Islam, Rukun Iman, dan semua yang diwajibkan oleh ALLAH dan menjauhkan diri dari semua yang dilarang oleh ALLAH. Tak lupa berdo’a agar dijauhkan dari segala pengaruh Syaithon yang terkutuk. Amien.
Mei 28, 2010 pada 8:30 am
Alfath keyyen
Assalamu’alaikum wr.wb saudaraku seiman n seaqidah. Menurt sy emang kita ummat akhir zama. Sy juga sudah banyak dengar klo anak dajal sudah keluar satu/satu, conthnya sai baba, bayi brmata satu d israel, dan masih banyak keanehan2 lainnya. Bagai mana menurut anda? Yakinkah anda bhwa imam al mahdi sebentar lagi akan turun?
Juni 8, 2010 pada 4:22 pm
-Arwanar DhaDhu-
sesungguhx dajjal itu adalah manusia iblis
Juli 19, 2010 pada 7:19 pm
agung top
jika aku bertemu dajal, insya ALLAH
“AKU AKAN MELAWAN DAJAL”
Juli 19, 2010 pada 9:27 pm
rezakahar
kalau saran Rasulullah kalau bertemu Dajjal ada 3 hal yang bisa dilakukan:
1. Baca doa perlindungan dari Dajjal
2. Baca 10 ayat awal atau akhir surat Al Kahfi
3. Lari dari Dajjal untuk menghindari fitnahnya
Karena di akhir zaman ada yang menantang Dajjal, tapi karena Dajjal membuat fitnah dengan cara seolah-olah menghidupkan ayah dan ibunya, maka orang tersebut pun akhirnya beriman kepada Dajjal dan mengakuinya sebagai Tuhan
Agustus 1, 2010 pada 9:47 am
tiar
ya allah knpa harus ada kiamat sh………………,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,
Agustus 8, 2010 pada 5:19 am
rezakahar
agar bisa segera diadili mana yang baik amalnya dan mana yang buruk amalnya.
bahkan ruh di alam kubur pun menunggu datangnya hari kiamat, sehingga mereka bisa keluar dari alam kubur dan kembali ke jasad masing-masing
September 3, 2010 pada 1:34 am
Abu Humairah bin Husni Nasution Al Kuta Pinang
Dajjal……………..telah banyak disekeliling kita, hanya orang-orang beriman lah yang dijaga Allah atas hidayah dan petunjuknya untuk mengenal mereka walaupun mereka tak berkuasa melawan dan menceritakanya ditengah masyarakat. Mereka memperingatkan saudara dan keluarganya bagi yang mau atas fitnah dajjal yang telah menjadi budaya ditengah masyarakat, tetapi amat sedikit yang mau mendengarkan mereka karena sudah menjadi candu bagi jalan agama islam kecuali Rahmad dan Hidayah Allah yang membuka hati mereka. Diantaranya fitnah Dajjal susah ditangkis adalah :
1. Banyaknya Kesyirikan ditengah masyarakat,
2. Banyaknya Bid’ah menjadi gaya hidup syariat agama,
3. Menjunjung tinggi kedudukan dan kehormatan jabatan,
4. Berlomba-lomba untuk dapat puja dan pujian beramal ditengah
masyarakat,
5. Mencari jalan-jalan fitnah ditengah masyarakat untuk membuat
penegakkan hukum,
6. Menyiarkan agama dengan jalan bisnis dan kormelisasi,
7. Membiarkan kemungkaran merajalela dan bertoleransi terhadpnya,
8. Banyaknya perjinahan yang terang-terangan maupun rekayasa dengan
dalih syariat agama,
9. Menghalalkan musik menjadi bagian peribadahan dan menjadi syiar
agama,
10. Banyaknya kemiskinan karena alasan lemahnya pendidikan dan
kesempatan kerja ditengah masyarakat,
11. Banyaknya kebaikan dengan cara rentenir dan komerlisasi,
12. Banyaknya wanita yang menuntut persamaan hak terhadap laki-laki
yang sudah jelas ditunjuk oleh Allah sebagai khalifah di muka bumi,
13. Banyaknya keluarga menjadikan TV menjadi ibadah pokok daripada
beribadah kepada Allah,
14. Banyaknya pembunuhan dan bunuh diri hanya karena sepele dan
tanpa sebab, dan banyak lagi………..
Dajjal-dajjal telah lepas dari belenggunya dikarenakan hukum Allah telah diperlemah oleh hal-hal seperti diatas tadi, sehingga kalimat La Ilah Ilallah tidak lagi menyentuh hati mendengarnya kalau tidak diiringi musik, tidak diperlihatkan menjadi tontonan ditengah masyarakat apalagi tidak memberikan karomah tertentu dengan amalan-amalan yang tak pernah dilakukan Rasulullah S.A.W dan para Shahabahnya, dan orang mengambil hukum dengan keputusan bersama ( musyawarah mufakat ) bukan dari ayat-ayat Allah ( Komnas HAM ).
Inilah jaman perayaan Dajjal Almasih akan melangkah dengan tenang dikarenakan umat Islam tidak mengikuti ajaran Rasulullah S.A.W yang mereka anggap tidak menyentuh jaman modern bahkan berani sudah ketinggalan tempat dan waktunya. Bukankah Rasulullah S.A.W bersabda “Sebaik-baik jaman ( dalam mengamalkan syariat Islam ) adalah jamanku dan para Shahabah ku ( Jama,ah ),………”.
Kenapa kita tidak kembali bercermin kejaman beliau dimana Dajjal tidak berani keluar dari kandangnya, karena terang benderangnya jaman kejayaan pemerintah Islam pada waktu itu, dan tanpa tekhnologi Islam telah merayap jauh samapi ke Indonesia dan belahan Eroapah. Apakah mereka menggunakan tekhnologi canggih seperti telephone celuller dan Internet maupun pesawat ruang angkasa. Sampai-sampai Ustadz-ustadz Dajjal memuja tekhnologi itu jalan keemasan untuk penyiaran agama tidak seperti jaman Rasulullah yang lamban ???? Wa Iya Udzubillahi Min Dzalik.
Bangkitlah wahai saudara-saudaraku sesungguhnya Dajjal itu manis tutur bahasanya sehingga menjanjikan jalan-jalan surga tetapi kejurang neraka, dan menyudutkan masa lalu tempat kejayaan menjadi rongsokan walaupun Rasulullah yang menjadi pemimpinya. Sehingga mereka berfatwa memutuskan maslahah Umat kesanya bagaikan layaknya seorang Nabi ditengah masyarakat tanpa ada sunnah yang mereka katakan, tetapi kebanyakan kita mencontoh bahkan menjadikan figur sebagai makhluk kesayangan. Sehingga Nabi Muhammad S.A.W hanya sebagai cerita teladan didalam sebuah hikayat masa lalu. Na Udzubillahi Min Dzalik.
November 22, 2010 pada 8:04 pm
ad-dien
dajjal si mata satu…
mirip piramid si mata satu (lambang freemason)..
gerakan yahudi bawah tanah yang pandai dalam fitnah, memutar balikkan fakta dengan bantuan ekonomi dan medianya…
Maret 20, 2011 pada 5:18 pm
farah
muda-mudahan orang-orang yang ada di bumi ini selalu ingat bahwa : adanya kiamat jadi semu bartaubatla sebelum kau belum bertaubat INGAT BAIK – BAIK YA KAWAN – KAWAN
Maret 20, 2011 pada 5:20 pm
farah
YANG MENULIS DIATAS ADALAH DITA FARAH DHIBA YALAVENIA
Januari 19, 2012 pada 4:53 pm
angga
ya ALLAH…..Lindungi aku dari fitnah dajjal .
ya ALLAH…Lindungi aku dari siksa kubur .
ya ALLAH…..Lindungi aku dari neraka jahannam .
ya ALLAH…..Dan lindungilah aku dari segala marabahaya yang ada di muka bumi ini .
ROBBANA ATINA FIDDUNYAA HASANAH,WADIL AKHIROTI HASANAH,WAKINAH ADZA BANNAR…
AMIN YAA ROBBAL ALAMIN…