BAB SHALAT BERJAMA’AH
Dari ‘Abdur Rahman Ibnu Abi ‘Amrah r.a. Katanya, “Pada suatu ketika ‘Ustman bin ‘Affan masuk ke masjid sesudah shalat Maghrib, lalu dia duduk sendirian. Karena itu aku duduk ke dekatnya. Katanya, “Hai, anak saudaraku! Aku mendengara Rasulullah saw. bersabda, “Siapa yang shalat ‘Isya berjama’ah, nilainya sama dengan shalat seperdua malam. Dan siapa yang shalat Subuh berjama’ah nilainya sama dengan sholat sepanjang malam.”
Shahih Muslim no. 614



5 komentar
Pengumpan komentar untuk artikel ini
Agustus 27, 2008 pada 7:15 pm
supri
santai pasti
li mardlotillah
November 7, 2010 pada 3:53 pm
arief rachman
assallamuallaikum, sy mau tannya,kalau sholat sunat tahajud ada yang bilang doanya ada,ada juga yang bilang bebas sebab bahasa apaun allah maha tahu? mohon penjelasannya! trimakasih
April 19, 2012 pada 8:10 pm
rezakahar
untuk doa biasanya ada adabnya yaitu diantaranya membaca pujian kepada Allah, istighfar, sholawat Nabi. Doa yang utama itu doa dari Al Quran, kemudian doa yang diajarkan Nabi saw, kemudian doa yang dibuat para Ulama dan orang yang sholeh, dan doa yang kita minta dengan bahasa kita.
Pejelasan panjang mungkin perlu dibuat tulisan tentang doa yang lebih panjang
April 5, 2012 pada 1:36 pm
Mahdi amien
Saya mahdi, saya mau nanya “misalkan klo ada orang sholat terus kita berjalan didepannya karna sholat kita sudah selesai dan hendak pulang, kira2 boleh tidak sih? Mohon penjelasannya, sukron.
April 19, 2012 pada 8:15 pm
rezakahar
berjalan di depan orang sholat di antara orang tersebut dengan sutrah/pembatas dilarang, bahkan lebih baik berdiri selama 40 tahun menunggu dari pada melintasi di depan orang yang sholat di tempat sujudnya. lewatlah di belakang orang sedang sholat, atau di sebelah luar pembatas sholat.