You are currently browsing the tag archive for the 'Tangis' tag.
Setelah menceburkan Yusuf ‘alalihi salam ke dasar sumur, mereka (saudara-saudara Yusuf ‘alaihi salam) mengambil baju Yusuf dan melumurinya dengan darah. Selanjutnya mereka kembali pulang menemui ayahnya pada sore hari dalam keadaan menangis atas kematian Yusuf ‘alaihi salam. Oleh karena itu, sebagian ulama salaf mengatakan, ” Janganlah kalian tertipu oleh tangan orang yang berbuat zhalim, berapa banyak pelaku kezhaliman menampakkan diri dengan tangisan.” Kedatangan mereka pada sore hari dimaksudkan untuk memperlancar tipu daya meraka.
Kisah Para Nabi, Ibnu Katsir, Cetakan ke-14 hal 273, Pustaka Azzam, November 2007, Jakarta Selatan

Komentar Terakhir