Bersegeralah Melakukan Amal Shalih Sebelum Datangnya Fitnah di Akhir Zaman


“Bersegeralah kalian melakukan amal shalih sebelum datangnya fitnah, dimana fitnah itu seperti potongan-potongan malam yang gelap gulita. Pagi-pagi seorang masih beriman, tetapi di sore hari sudah menjadi kafir; dan di sore hari seseorang masih beriman, kemudian di pagi harinya sudah menjadi kafir. Ia menjual agamanya dengan secuil dunia.”

Shahih Muslim, Kitab Al Iman, Bab Al hatstsu ‘Ala Mubadaratil A’mal Qabla Tazharul Fitan 2: 133

==== copy paste ====
http://roslay50.blogspot.jp/2012/01/dari-hal-fitnah-akhir-zaman.html#comment-form

Dari hal Fitnah Akhir Zaman
Hadits Bukhari :Bab Fitnah: 72.32/6557.

Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Al Mutsanna telah menceritakan kepada kami Al Walid bin Muslim telah menceritakan kepada kami Ibnu Jabir telah menceritakan kepadaku Busr bin Ubaidullah Al Khadrami, ia mendengar Abu Idris alkhaulani, ia mendengar Khudzaifah Ibnul yaman mengatakan;

“Orang-orang bertanya Rasulullah Shallallahu’alaihiwasallam tentang kebaikan sedang aku bertanya beliau tentang keburukan karena khawatir jangan-jangan aku terkena keburukan itu sendiri. Maka aku bertanya:

‘Hai Rasulullah, dahulu kami dalam kejahiliyahan dan keburukan, lantas Allah membawa kebaikan ini, maka apakah setelah kebaikan ini ada keburukan lagi?

Nabi menjawab ‘Tentu’.

Saya bertanya ‘Apakah sesudah keburukan itu ada kebaikan lagi?

‘Tentu’ Jawab beliau, “dan ketika itu ada kotoran, kekurangan dan perselisihan.

Saya bertanya: ‘Apa yang engkau maksudkan kotoran, kekurangan dan perselisihan itu?

Nabi menjawab: ‘Yaitu suatu kaum yang menanamkan pedoman bukan dengan pedomanku, engkau kenal mereka namun pada saat yang sama engkau juga mengingkarinya.

Saya bertanya: ‘Adakah setelah kebaikan itu ada keburukan?

Nabi menjawab ‘ya,,,,, ketika itu ada penyeru-penyeru menuju pintu jahannam, siapa yang memenuhi seruan mereka, mereka akan menghempaskan orang itu ke pintu-pintu itu.

Aku bertanya ‘Ya Rasulullah, tolong beritahukanlah kami tentang ciri-ciri mereka!

Nabi menjawab; Mereka adalah seperti kulit kita ini, juga berbicara dengan bahasa kita.

Saya bertanya ‘Lantas apa yang anda perintahkan kepada kami ketika kami menemui hari-hari seperti itu?

Nabi menjawab; Hendaklah kamu selalu bersama jamaah muslimin dan imam mereka!

Aku bertanya; kalau tidak ada jamaah muslimin dan imam bagaimana?

Nabi menjawab; hendaklah kau jauhi seluruh firqah (kelompok-kelompok)itu, sekalipun kau gigit akar-akar pohon hingga kematian merenggutmu, kamu harus tetap seperti itu.”

Hadits Bukhari 72.16/6541:

Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Yusuf telah menceritakan kepada kami Sufyan dari Zubair bin ‘Adi mengatakan, pernah kami mendatangi Anas bin Malik, kemudian kami mengutarakan kepadanya keluh kesah kami tentang kelakuan para jamaah haji. Maka dia menjawab;

‘Bersabarlah, sebab tidaklah kamu menjalani suatu zaman, melainkan sesudahnya lebih buruk daripadanya, sampai kamu menjumpai rabb kamu. Aku mendengar hadits ini dari Nabi kamu Shallallahu’alaihiwasallam.’

*Anas bin Malik adalah salah seorang Sahabat Rasulullah s.a.w. dan merupakan para ulama’ dikalangan Sahabat.Perhatikan hadits ini, betapa perilaku orang-orang yang beriman tidak lama selepas kewafatan Rasulullah s.a.w. Keadaan umat Islam, apabila semakin menjauh dari zaman Rasulullah s.a.w. akan semakin merosot perilaku dan akhlak mereka. Yang selamat hanyalah para sahabat yang tetap memegang teguh Al-Qur’an dan Sunnah Rasulullah s.a.w. dan orang-orang yang mengikuti mereka dengan baik sehingga ke akhir zaman…

Nota: Maka hendaklah kita semua menjaga diri dan keluarga sendiri di zaman yang penuh dengan fitnah (ujian) ini….

===============
http://shirotholmustaqim.files.wordpress.com/2009/11/fitnah-akhir-zaman.pdf
Dalam sebuah hadits Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:
“Bakal terjadi fitnah (pertumpahan darah), orang yang duduk ketika itu lebih baik daripada orang yang berdiri, yang berdiri lebih baik daripada orang yang berjalan, yang berjalan lebih baik daripada yang berlari. Dan barangsiapa melibatkan diri ke dalamnya niscaya ia akan terseret ke dalamnya.”
(Muttafaq ‘alaih)

Pos ini dipublikasikan di akhir zaman. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s