Decoding Kode Siklis


Di bawah ini adalah gambar rangkaian penghitung sindrom untuk siklis Hamming (15,11) dengan polinom generator  g(x)=1+X+X^4 .

Dari Rangkaian sindrom di bawah ini, kita lihat error pattern dengan masukan 1 di pertama kali dan dishift sebanyak 15 kali sehingga kita bisa lihat error pattern pada saat shif terakhir di register sindrom yaitu 1 0 0 1.

Rangkaian Penghitung Sindrom

Rangkaian Penghitung Sindrom

Berikut tabel hasil menghitung sindrom

Tabel Menghitung Sindrom

Nilai terakhir pada sindrom terakhir ini yaitu 1 0 0 1 diimplementasikan dengan rangkaian logika AND untuk mengkoreksi kode di terima agar menjadi benar.

Rangkaian Logika

Rangkaian Logika

Rangkaian pengkoreksi kesalahan untuk kode siklis Hamming (15,11) dengan polinom generator g(x)=1+X+X^4. Maka Rangkaian Pengkoreksi Kesalahan secara lengkap adalah sebagai berikut:

Rangakaian Pengkoreksi Kesalahan

Berikut ini adakan ditunjukkan cara kerja rangkaian dengan contoh vektor kode sebagai contoh adalah

v(X)=1+X^3+X^6+X^9+X^{12}
V= [1 0 0 1 0 0 1 0 0 1 0 0 1 0 0]

kemudian ada error pada pada sisi penerima pada X^{10}

v(X)=1+X^3+X^6+X^9+X^{10}+X^{12}
r= [1 0 0 1 0 0 1 0 0 1 1 0 1 0 0]

Tahap pertama adalah switch ketiga terbuka, dan sistem mengisi buffer sampai penuh dan juga mengubah nilai pada register sindrom. Maka ketika buffer sudah penuh dengan bit ke-15, maka sindrom yang tersisa pada sindrom register adalah 1110

Posisi Sindrom Register Ketika Buffering

Selanjutnya Switch 1 terputus. Register Sindrom terus bergeser dan keluarnya setelah melewati rangkain AND akan mengkoreksi keluaran dari buffer yang siklis.

Maka step berikutnya adalah

Pengkoreksian Kesalahan

Dengan ini pada putaran ke-5 menuju ke-6 error pada posisi X^10 telah dikoreksi. Dan seterusnya shift buffer akan terus berputar sampai akhir di putaran ke-15, baru lah keluaran dari Buffer menjadi data yang diterima yang sudah dikoreksi errornya.

Bibliografi

[1] S. Lin, D. J. Costello, Error Control Coding: Fundamentals and Applications, Prentice-Hall, Inc., Englewood Cliffs, New Jersey: 1983.
[2] Sugihartono, Handout kuliah Topik Khusus Sistem Komunikasi Radio: Akuisisi dan Tracking

Pos ini dipublikasikan di Tidak terkategori. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s