Kenapa Saya Nekat S2 Dengan Biaya Sendiri


Banyak Faktornya:

1. Musyawarah keluarga besar. Alhamdulillah orang tua, istri, adik-adik semua support saya untuk melanjutkan S2 lagi dengan biaya sendiri, dan keluar dari pekerjaan. Ortu juga bersedia membantu jika saya kehabisan modal dalam melanjutkan S2.

2. Umur saya yang sudah 29 tahun ketika itu belum S2. Saya ketika sedang S1 membuat planning hidup umur 30 tahun sudah bergelar Doktor dan umur 40 tahun sudah jadi international reference. Jadi saya geser planning hidup umur 30 tahun harus sudah Master degree, dan umur 35 sudah Doctor degree.

3. Inspirasi dari beberapa 3 orang. Pertama BJ Habibie rupanya sekolah di Jerman dibiayai ibunya ketika ambil Dipl. Kedua, teman seperjuangan ke Jerman, kami berdua sudah diterima di Jerman, saya S2, teman saya S3. Tapi kami gagal berangkat kendala beasiswa. Ternyata teman saya ini S2 di ITB dengan biaya sendiri. Ketiga, teman seperjuangan juara kelas waktu SMU yang menjadi dosen di Lampung ini, ternyata sekolah S2 dengan biaya sendiri juga. Sehingga 3 orang ini menambah motivasi saya untuk segera melanjutkan S2, karena beasiswa belum dapat, sehingga memakai baiya sendiri serta harus keluar dari pekerjaan karena sekolahnya tidak bisa disambi sambil bekerja.

4. Istri saya baru selesai S1 di UI Agustus 2009, sehingga giliran saya untuk segera melanjutkan S2. Dan terwujud Alhamdulillah bulan Juli 2010 mulai S2.

5. Saya baru mencoba beasiswa menkominfo tahun 2008 dan 2010. Tahun 2008 TPA saya tidak sampai 500. Untuk tahun 2010  TOEFL saya tidak sampai 550, saya hanya dapat 530. TPA alhamdulillah dapat 709 di atas persyaratan beasiswa Menkominfo 550.  Alhamdulilla ketika itu ITB buka pendaftaran S2 mempersyaratkan TPA dan TOEFL sebesar 475. Sehingga TPA dan TOEFL yang sudah saya punya, saya masukkan ke pendaftaran S2 di ITB. Sudah skenario Allah saya kembali lagi S2 di ITB, Alhamdulillah, untuk merasakan Cum Laude di ITB🙂

Pos ini dipublikasikan di Tidak terkategori. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s