AWGN AdditiveWhite Gaussian Noise via MATLAB


Lengkapnya lihat di sini https://rezakahar.wordpress.com/teknik-telekomunikasi/common-question-faq-pertanyaan-yang-sering-diajukan/awgn/

Additive artinya ditambahkan. Gaussian berarti mengikuti distribusi Gaussian atau kadang juga disebut distribusi normal.

y=x+n

jika x adalah sinyal yang diterima pada receiver (penerima), dan n adalah noise AWGN.  Maka y adalah sinyal pada penerima yang telah ditambahkan AWGN.

jika x adalah bilang complex misalnya x=a+ib, maka kita bisa mensimulasikan AWGN dengan menggunakan MATLAB yaitu dengan menambahkan AWGN pada tiap komponen real dan komplex.

misalnya

x=ones(1,1000)+i*ones(1,1000);

y=x+randn(1,1000)+i*randn(1,1000);

randn adalah fungsi di matlab untuk meng-generate distribusi normal / distribusi Gaussian.

Jika dalam simulasi kita menggunakan Signal Noise to Ration (SNR), maka kita gunakan SNR ini dalam unsur magnitude yang dikalikan pada fungsi randn.

P_n=10^{\frac{1}{-SNR/10}}

di mana jika P_n adalah power dari noise AWGN. Misalnya SNR adalah 10 dB, maka P_n = 0.1.

Sedangkan karena sinyal yang diterima dan AWGN dalam tegangan (voltage), maka tegangan adalah akar dari Power.

Sedangkan probability density function (pdf) dari Power Spectral Density AWGN mempunyai variance \frac{1}{2}N_o [1], maka magnitude atau attenuasi dari randn adalah \sqrt{\frac{P_n}{2}}.

Sehingga sinyal di penerima yang sudah ditambahkan AWGN adalah sebagai berikut

y=x+\sqrt{\frac{P_n}{2}}*(randn(1,1000)+i*randn(1,1000)).

Atau MATLAB juga sebenarnya sudah ada fungsi AWGN yaitu awgn:

y = awgn(x,SNR),

y = awgn(x,SNR,SIGPOWER) , jika Power dari sinyal yang diterima diukur dulu sebelum ditambahkan AWGN.

dan sebagainya.

Silahkan mencoba🙂

AWGN ini adalah noise alami, yang selalu ada di setiap perangkat. Jadi setiap pada setiap perhitungan komunikasi yang melakui kanal maka harus ditambahkan AWGN.

Definisi dari White Gaussian Noise adalah sebuah sinyal acak yang dikarakteristikan oleh: keluaran dari sebuah detektor linier (energi terbatas) adalah sebuah variabel acak Gaussian dengan rata-rata nol [2].

Referensi:

[1] E. Biglieri, Coding for Wireless Channels, pp.39, Springer, 2005

[2] H. Schulze and C. Leuders, Theory and Application of OFDM and CDMA: Wideband Wireless Communication, Wiley, England, 2005

Pos ini dipublikasikan di Common Question, Tidak terkategori. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s