Roti Lembut


Resep roti lembut (soft bread)

By Eva Jumiyanti, AMd., SKM.

Soft Bread

Soft Bread

Bahan :

500 gr tepung protein tinggi
7 gr ragi instan
100 gr gula pasir
6 gr garam
1 butir telur
250 cc susu cair dingin
100 gr mentega dingin
50 gr margarin blue band dingin

Untuk olesan : 1 kuning telur dan 1 sdm susu cair diaduk

Cara buat :

1. Tepung yang sudah diayak + ragi instan, aduk sampai rata

2. Tambahkan gula pasir, aduk rata

3. Tambahkan garam, aduk rata

4. Tambahkan telur, aduk sebentar, kemudian masukkan susu cair dingin, uleni sampai kalis

5. Masukkkan mentega dan margarin, uleni sampai kalis banget.

6. Panaskan microwave 2 menit, kemudian masukkan adonan ke dalam microwave, tunggu sampai mengembang dua kali dari adonan awal . Tapi tadi pas dua menit, belum optimal ngembangnya, sempat dikira gagal, tapi mungkin karena udara di sini dah mulai dingin, jadi saya hangatkan lagi microwavenya, tapi adonannya diambil dulu, karena fungsi microwave disini hanya untuk memberi suhu yang hangat untuk mengembangkan adonan rotinya.

7. Kalau ga ada microwave, bisa pake cara di link ini untuk ngembangin adonannya http://masakanmelly.blogspot.jp/2011/12/tips-mengembangkan-doh-pada-saat-cuaca.html

8. Setelah mengembang, ditimbang adonannya, minggu kemarin saya coba 50 gr, seperti roti2 bulat yang dijual, tapi sayang waktu itu isinya sedikit, akhirnya hari ini dibuat 35 gr saja, supaya bisa dapat pas, pas di mulut dan di perut. Hehehe… soalnya ga berasa banyak, ada pasukan penghabis roti di rumah, senangnya J

9. Sudah deh, bisa dibentuk bentuk sesuka hati. Bisa d I isi sesenang hati, request anak-anak dan suami diutamakan karena ini konsumen tetap yang selalu menunggu – nunggu eksperimen saya di dapur. Kalau suami bilang, buatlah penelitian tentang banyak resep makanan, seperti abang
membuat penelitian untuk paper. Kalau gagal, terus bereksperimen untuk bisa dapat hasil yang memuaskan.

10. Untuk lihat bentuk bentuk roti, please search sendiri saja ya, banyak pilihannya dan banyaak yang lebih professional.

11. Perhatikan pas masuk ke oven. Mengenal watak oven yang kita punya penting banget, karena walau pun di setting menitnya, tapi kadang ke gosongan, atau justru belum matang. Karena begini ceritanya, oven yang saya punya di sini, bukan pake menit,tapi pake watt, 400 watt untuk api bawah, 600 watt untuk api atas, dan 1000 watt untuk api atas bawah. Selalu saya pakai 400 watt selama 15 menit dan 600 watt 3 – 4 menit untuk bagian atas rotinya. Ini berhasil optimal.

12. Ada lagi pelajaran hari ini, pastikan sudah dioles dengan olesan kuning telur baru ditambahkan wijen di atasnya, karena kalau wijen tanpa olesan kuning telur, maka setelah matang, wijen akan lepas dari roti J

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s